Tak Terima Ponselnya Disita, Aiman Witjaksono Gugat Polda Metro ke PN Jaksel

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Suara.com - Juru Bicara Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono menggugat Polda Metro Jaya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Gugatan praperadilan itu diajukannya mengenai handphone alias telepon genggamnya nan disita mengenai kasus netralitas Polri.

Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Djuyamto membenarkan gugatan Aiman tersebut.

"PN Jaksel telah menerima permohonan praperadilan atas nama Pemohon H. Aiman Adi Witjaksono," kata Djuyamto lewat keterangannya dikutip Suara.com, Selasa (6/2/2022).

Gugatan itu terdaftar dengan nomor 25/Praper/2024/PN.Jkt.Sel. Ditreskrimum Polda Metro Jaya disebut sebagai termohon dan Aiman sebagai pemohon.

Sidang perdana bakal digelar pada Senin 19 Februari 2024 dengan Hakim Tunggal Delta Tama.

Protes HP Disita Polisi

Sebelumnya, Aiman menyoal penyitaan ponsel miliknya nan dilakukan interogator Polda Metro Jaya. Protes itu disampaikan Aiman usai diperiksa selama 12 jam oleh interogator Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat (26/1/2024) malam.

Aiman mengatakan polisi menyita ponselnya untuk mencari tahu identitas narasumber alias informan nan menyebut bahwa ada oknum nan tidak netral pada Pemilu 2024.

"Kami diperiksa 12 jam, ada rehat tadi beberapa kali dan saya kudu sampaikan walaupun HP saya akhirnya kudu disita, tapi saya berkomitmen untuk tidak menyebut siapa narasumber saya," katanya.

"Karena saya meyakini mereka ini adalah orang-orang nan baik nan wajib dilindungi identitasnya," imbuhnya.

Aiman menjelaskan, sempat berdebat selama dua jam oleh interogator mengenai penyitaan ponselnya tersebut.

"Karena info saya semua ada di sana (ponsel), meskipun itu menjadi perdebatan nyaris dua jam, tarik ulur agar HP itu kemudian jangan disita. Tetapi interogator bisa melakukan upaya paksa dari pengadilan nan kami tidak bisa, melawan perihal tersebut," ucapnya.